Peristiwa itu akan membekas di benakku……
Tidak ada satu orang pun yang mau menjadi diriku saat itu. Keringat dingin yang mengalir di tubuhku. Himpitan dan rasa sakit di di dubur. Aku benci semua orang. Mereka menatapku…seolah aku adalah seekor binatang yang hina. Aku tak mengeluh. Hanya menundukkan kepalaku…..sedih bagai tak punya orang yang dapat melindungiku. Andai saja aku lebih dewasa saat itu. Akan kubunuh mereka semua yang tertawa di depan dan belakangku.
Kini aku telah dewasa. Dan bila hal itu terulang lagi, aku akan mencari segala cara agar peristiwa itu tidak terjadi lagi padaku. Dan aku bersumpah bahwa aku “Tidak akan berak di celana lagi”